
Yogyakarta – Pesantren Makarimul Qur’an mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Santri Bahagia Akbar yang diselenggarakan oleh Masjid Munzalan Mubarokan Yogyakarta bekerja sama dengan Omah Kecebong and Associates. Kegiatan yang berlangsung di Omah Kecebong, Sleman, tersebut dimulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh para santri dari berbagai pesantren di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan Santri Bahagia menjadi wadah bagi Pesantren Makarimul Qur’an untuk membangun ukhuwah, kekompakan, komunikasi, serta kerja sama antara santri, pengasuh, dan penyelenggara. Setelah melakukan pendaftaran dan sesi foto antarkontingen, para santri Pesantren Makarimul Qur’an bersama peserta lainnya menikmati sarapan berupa makanan ringan dan berbagai gorengan, seperti mendoan, bakwan, dan pisang goreng.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan outbound. Bagi Pesantren Makarimul Qur’an, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para santri, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih komunikasi, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan memahami satu sama lain.
Setelah rangkaian outbound selesai, para santri Pesantren Makarimul Qur’an melaksanakan salat Jumat dan salat Zuhur sesuai pembagian peserta, kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama. Dalam kesempatan tersebut, Pesantren Makarimul Qur’an mendapat kepercayaan untuk bertugas dalam pelaksanaan salat Jumat. Adil Ghofur bertugas sebagai imam, Azhar Hibatullah sebagai khatib, dan Bilal Arsyad sebagai muazin.
Makan siang dalam kegiatan Santri Bahagia disajikan dengan berbagai pilihan menu, di antaranya sate ayam, opor ayam, dan bakso. Para santri juga disediakan berbagai minuman dingin, seperti es teh, es stroberi, es jeruk, dan es melon, kemudian ditutup dengan es krim. Para peserta dapat menikmati hidangan yang tersedia dengan ketentuan makanan yang diambil harus dihabiskan.
Usai makan siang, suasana kembali meriah dengan penampilan badut, artis lokal, serta pembagian hadiah bagi para pemenang outbound. Dalam rangkaian perlombaan tersebut, Pesantren Makarimul Qur’an berhasil meraih Juara Umum untuk kategori putra dan putri. Hampir di setiap perlombaan, para santri Pesantren Makarimul Qur’an berhasil meraih posisi juara.
Selain dalam perlombaan, Pesantren Makarimul Qur’an juga mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam rangkaian acara. Ananda Hanin ditugaskan sebagai qari, sedangkan ananda Fauziana bertugas sebagai pembaca tilawah. Sambutan dari perwakilan pengasuh dalam kegiatan tersebut juga disampaikan oleh perwakilan Pesantren Makarimul Qur’an.
Setelah salat Asar, Pesantren Makarimul Qur’an mengakhiri kegiatan dengan berpamitan kepada para penyelenggara dan melakukan sesi foto bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda silaturahmi ke Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Santri Bahagia.
Bagi Pesantren Makarimul Qur’an, kegiatan tersebut memberikan pengalaman sosial yang berarti bagi para santri. Kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan orang-orang di luar lingkungan pesantren terlihat semakin berkembang. Beberapa santriwati, khususnya dari kelas satu, bahkan mulai berani berkenalan dengan musyrifah dari pesantren lain dan berinteraksi dengan santri berkebutuhan khusus, termasuk penyandang tunarungu dan tunawicara.
Keikutsertaan Pesantren Makarimul Qur’an dalam Santri Bahagia menjadi pengalaman yang tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga memberikan ruang bagi para santri untuk belajar bersosialisasi dan membangun ukhuwah dengan santri dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun ini menjadi salah satu bentuk syukur sekaligus pengalaman berharga bagi para santri Pesantren Makarimul Qur’an.
