
Kulon Progo – Pesantren Makarimul Qur’an menggelar Kenduri Cinta untuk pertama kalinya pada Ahad, 9 Agustus 2026, setelah pelaksanaan Yudisium Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025–2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 11.40 WIB tersebut diikuti oleh santri dan walisantri Pesantren Makarimul Qur’an sebagai sarana mempererat hubungan dan membangun kebersamaan di lingkungan pesantren.
Menurut pengasuh Pesantren Makarimul Qur’an, Safruddin Wibowo, Kenduri Cinta bertujuan untuk mempererat hubungan antara santri dan walisantri melalui kegiatan berbagi makanan yang dibawa dari rumah masing-masing. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi para walisantri untuk saling mengenal satu sama lain dan mempererat tali silaturahmi.
Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan Kenduri Cinta Pesantren Makarimul Qur’an. Para walisantri saling berbagi lauk yang mereka bawa, sementara para santri turut menikmati hidangan secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi momen bagi santri dan walisantri untuk berkumpul serta berbagi makanan dalam suasana kekeluargaan.
Pesantren Makarimul Qur’an juga memberikan perhatian kepada walisantri yang tidak dapat mengunjungi anaknya secara langsung. Walisantri yang berhalangan hadir diwajibkan mengganti konsumsi untuk anaknya, sehingga para santri tetap dapat mengikuti kegiatan berbagi makanan meskipun orang tua mereka terhalang oleh waktu dan tempat.
Kenduri Cinta perdana Pesantren Makarimul Qur’an tersebut berlangsung setelah rangkaian Yudisium Kenaikan Kelas dan kemudian ditutup dengan salat Dzuhur berjamaah. Kegiatan ini menjadi salah satu momen kebersamaan antara santri dan walisantri di lingkungan Pesantren Makarimul Qur’an.
Ke depan, Pesantren Makarimul Qur’an diharapkan dapat menjadikan Kenduri Cinta sebagai kegiatan rutin setiap bulan. “Kami berharap agar setiap sebulan sekali diadakan Kenduri Cinta ini dengan tujuan agar saat penjengukan santri selalu ada momen di mana semua berkumpul dalam satu ruangan dan berbagi momen kebersamaan,” ujar Yahya, salah satu ustadz di Pesantren Makarimul Qur’an.
Melalui Kenduri Cinta, Pesantren Makarimul Qur’an tidak hanya menghadirkan kegiatan berbagi makanan, tetapi juga membuka ruang bagi santri dan walisantri untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan di lingkungan pesantren.
